
Hari ini 65 tahun yang lalu atau lebih tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama Bangsa Indonesia memproklamirkan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Ingattt..!!! Kemerdekaan ini tidak lahir begitu saja, kemerdekaan ini lahir dari tertumpahnya darah para pejuang yang ada di seantero Nusantara ini.
Tapi hari ini saya merasa ini hanyalah kemerdekaan palsu dibawah kendali para penjilat yang pintar beretorika. Ini bukan kemerdekaan bagi keseluruhan rakyat Indonesia, ini hanyalah kemerdekaan bagi segelintir orang. Bukti nyata hari ini rakyat indonesia belum terbebaskan dari belenggu Imperialisme, Feodalisme dan Kapitalis Birokat. Dominasi imperialisme tidak hanya ekonomi politik saja atau pun mata uang tetapi juga dari segi militer, ini adalah bukti bahwa lagi-lagi Indonesia masih menjadi Negara Setengah Jajahan dan Setengah Feodal. Kondisi negara indonesia yang setengah jajahan setengah feodal kembali dimulai ketika rejim Soeharto mulai mengeruk Sumber Daya Alam bangsa ini, dan juga menyeret bangsa ini masuk kedalam pusaran hutang luar negeri yang digunakan untuk membangun gedung-gedung pencakar langit bagi para penguasa.
Imperialisme melancarkan kebijakan neo-kolonialisme (kolonialisme baru) nya melalui program neo-liberal berupa privatisasi, liberalisasi perdagangan dan berbagai paket deregulasi Dengan ditopang oleh institusi pendukung utamanya yaitu, Bank Dunia, IMF, WTO dan PBB semakin mempermudah Imperialisme Amerika Serikat melakukan penguasaan secara ekonomi, militer dan kebudayaan di Indonesia. Program Penyesuaian Struktural sebagai konsekuensi pemberian hutang luar negeri bersyarat telah diberlakukan semakin intensif. sejumlah perusahaan negara yang penting dan strategis telah berpindah tangan ke tangan imperialis melalui program privatisasi. benar klo kemudian disampaikan, gerakan pro privatissasi sesungguhnya tidak lebih gerakan terselubung "perampokan" yang sedang di lancarkan oleh kekuatan modal internasional yang bergandengan tangan dengan kroninya di dalam negeri.
Penggusuran secara paksa tanpa ada solusi, ledakan elpiji yang telah meluluh lantahkan pemukiman warga dan kian hari makin banyak menelan korban jiwa, harga sembako yang mencekik leher rakyat, biaya pendidikan yang semakin melambung tinggi di tiap tahun ajaran baru dan biaya kesehatan yang mampu membuat si penderita mendapatkan serangan jantung. Itu semua adalah buah dari program penyesuaian struktural yang ditanam, dirawat bahkan diberi pupuk oleh rejim boneka imperialis.
bagaimana menurut anda??? sudah merdeka kah negeri ini..???
Hai...kalo menurut saya setengah merdeka tentunya buat mereka yang "beruntung". Salam. Keep blogging. :)
BalasHapusmerdeka!!!tapi aneh.
BalasHapusmerdeka!!!tapi bingung.
merdeka!!!apa iya????
tulisan anda bagus sob, salam merdeka!!!